Masyarakat Kabupaten Bogor,Butuh Bukti Kongkrite Bukan Janji Teori Tak pasti,untuk tangani pengelolaan. sampah yang semakin brantakan tak terkendali di mana mana.

Selasa 31 maret 2026

Citeureup Bogor,Suara Rakyat JabarNews.Com— Kondisi memprihatinkan terjadi di wilayah Desa Sanja, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Tumpukan sampah yang dibiarkan menggunung tanpa penanganan serius kian meresahkan warga. Ironisnya, hingga kini belum terlihat langkah konkret dari pihak pemerintah desa untuk mengatasi persoalan yang semakin hari semakin parah tersebut.

Hasil Pantauan Awak media TransJurnal di lapangan kamis 26/03/26 menunjukkan sampah rumah tangga bercampur limbah lainnya menumpuk di sejumlah titik, mengeluarkan bau menyengat dan berpotensi menimbulkan berbagai penyakit. Kondisi ini bukan hanya mencoreng kebersihan lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan lansia.

Warga mengaku sudah berulang kali mengeluhkan persoalan ini, namun seolah tidak mendapat respons berarti dari pemerintah desa. “Sudah lama begini, tapi tidak pernah ada tindakan nyata. Kami merasa diabaikan,” ujar salah satu warga dengan nada kesal.
Situasi ini memunculkan pertanyaan besar terkait kinerja dan tanggung jawab Pemerintah Desa Sanja.
Dalam kondisi darurat lingkungan seperti ini, seharusnya ada langkah cepat dan tegas, baik dalam pengangkutan sampah, penyediaan fasilitas, maupun edukasi kepada masyarakat.

Lebih jauh, sikap pasif pemerintah desa dinilai mencerminkan lemahnya kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan. Jika dibiarkan berlarut-larut, bukan tidak mungkin permasalahan ini akan berkembang menjadi krisis lingkungan yang lebih serius.
Pemerintah Kabupaten Bogor ( DLH ) dinas lingkungan hidup seolah tutup mata , dinas terkait didesak untuk segera turun tangan dan tidak membiarkan persoalan ini terus berlarut.

Penanganan sampah bukan hanya soal estetika, melainkan menyangkut hak dasar masyarakat untuk hidup di lingkungan yang bersih dan sehat.
Masyarakat kini menunggu bukti, bukan janji. Jika pemerintah desa terus abai, kepercayaan publik bisa semakin terkikis, dan dampaknya akan jauh lebih besar daripada sekadar tumpukan sampah.

(Team Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *